Chandra MDE Reloaded

Me and Miranda – Part Two

Posted in Me and Miranda by Chandra MDE on October 23, 2008

2004, pertengahan tahun…

Miranda masih cantik, masih pintar, masih penurut, masih anggun. Masih setia menemaniku, membantuku, menghiburku. Aku? Aku makin pintar, makin berwawasan, makin banyak keinginan, makin banyak kebutuhan. Mungkin karena itulah seringkali aku dan Miranda tidak lagi ‘sejalan’. Miranda selalu berkata “Ini sudah paling cepat!” ketika aku bilang itu kurang cepat. Miranda selalu berkata “Ini sudah paling baik!” ketika aku bilang itu tidak cukup baik. Aku ingin lebih…

Bulan September, tahun yang sama…

Aku bertemu Viena. Hubungan baik kami terjalin sejak kali pertama kami berkenalan. Sebaik ungkapan “Nah, ini baru baik!” dan “Nah, ini baru cepat!” yang tak bisa kudapatkan lagi dari Miranda. Aku merasa keinginan dan kebutuhanku terpenuhi bersama Viena.

Dengan kehadiran Viena, semangatku menyala lagi, gairahku membara kembali. Thanks, Vien…

To be continued…

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.